di sini
aku berdiri
menatap lurus
ke arah matahari
kutatap lurus
jalan setapak
yang tiada akhir bagiku
mengundangku
untuk menyusurinya
dengan ragu aku bertanya
beranikah aku
berjalan di jalan setapak ini
yang asing bagiku
dengan akhir penuh tanda tanya
namun hati kecilku berbisik
berjalanlah
tanpa takut dan ragu
angkat wajahmu
tatap jalan di depanmu
apakah jalan itu menakutimu
apakah jalan itu akan menggigitku
aku terhenyak
benar
tak mungkin jalan itu akan menggigitku
benar
jangan biarkan jalan itu menakutiku
aku melangkahkan kakiku
melangkah dengan pasti
satu per satu
meninggalkan jejak
biarkanlah jejak itu
ia akan menghilang tertiup angin
kupercepat langkahku
hingga aku berlari
mengejar matahari
yang sinarnya mulai meredup
mengundang rembulan
untuk menggantikannya
menyinari bumi
dengan langit malam
dan bintang
sebagai teman
dalam perjalananku
yang tiada akhir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar